Educating Peter [Film Dokumenter]

14 Jul

Beberapa minggu yang lalu, saya menonton sebuah film dokumenter yang berjudul Educating Peter di HBO. Film berdurasi sekitar 30 menit ini, menceritakan seorang anak special need (Down Syndrome) bernama Peter. Jadi, waktu itu (film itu dibuat sekitar tahun 1992), mungkin (sekali lagi, mungkin) pertama kalinya seorang anak special need ikut kelas reguler bersama teman-temannya yang normal.

Peter masuk ke kelas 3, di kelasnya Mrs. Starlings. Awalnya, itu adalah nightmare buat sang guru. Mungkin beliau baru pertama menangani anak dengan kebutuhan khusus kali ya. Apalagi Peter sering sekali memukul atau berbuat jahil kepada teman-temannya. Tapi yang hebat, teman-teman sekelas Peter nggak membalas perbuatan Peter. Sepertinya mereka tahu, kalau Peter tidak seperti mereka. Jadi mereka hanya bilang, “Peter, I don’t like it!” Tapi tetep Peter mengulangi perbuatannya lagi.

Minggu terus berganti. Peter masih menjadi bagian di kelas 3 Mrs. Starlings. Teman-temannya sudah semakin mengerti dan memahami tentang Peter. Mrs. Starlings pun semakin memahami bagaimana cara untuk menangani Peter. Di akhir tahun ajaran, Peter dan teman-temannya semakin dekat, dan teman-temannya pun menjadikan Peter sebagai sahabatnya.

 

Nonton film ini membuat saya jadi ingat seorang murid saya (dulu) di kelas 2. Pernah saya ceritain juga sekilas di sini, dia anak berkebutuhan khusus juga, autis tapi nggak tau spektrumnya apa. Bukan Down Syndrome yang pasti. Awalnya, saya sangat sulit untuk menangani dia. Eh bukan berarti pas akhir tahun ajaran saya bisa ahli nanganin dia ya, tapi seenggaknya waktu terakhir-terakhir itu dia udah lumayan “jinak” sama saya. Meski nggak ‘jinak-jinak’ amat sih. Saya nya aja kali ya yang kurang mengerti gimana cara menangani dia. Hehehe

Tapi, akhirnya saya memang merasa, dia udah ngasih saya banyak banyak pelajaran. Gimana cara nanganin anak berkebutuhan khusus, gimana supaya nggak keliatan terlalu mudah ‘dibohongi’ (karena saya kan orangnya polos ya, jadi awalnya dia suka ‘ngebohongin’ saya gitu) semakin tau sifat dia begitu, akhirnya saya berubah menjadi lebih tegas dan konsisten agar dia nggak lagi-lagi ‘ngebohongin’ saya. Seperti yang saya bilang di postingan yang dulu-dulu, jadi seorang pengajar itu ternyata bukan cuma kita yang transfer ilmu kepada anak-anak, tapi juga anak-anak yang menjadi guru untuk pendewasaan diri kita (terutama saya).

*ditulis dalam kondisi kangen sama anak-anak :’)

7 Responses to “Educating Peter [Film Dokumenter]”

  1. Ryan July 14, 2013 at 10:26 am #

    wah sepertinya bagus itu filmnya. itu youtubenya full apa cuma sebagian aja mba dari filmnya?

    dan kenangannya bersama anak2. semoga anak2 semua tak pernah melupakan mba.

  2. ira July 14, 2013 at 10:32 am #

    That’s great,princess

  3. Orin July 16, 2013 at 11:31 am #

    jadi pengajar itu memang kita yg lebih banyak belajar sm murid ya Put *kangen ngajar lagi*

    • Putri "jasmineamira" July 20, 2013 at 8:53 am #

      iyaa betuuuull. hihii. teteh pernah jadi pengajar juga ya? iya memang ngangenin, terutama anak-anaknya. hehe

  4. Lidya July 17, 2013 at 4:22 pm #

    pingin nonton juga, isi fimnya banyak hikmah ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: