Murid Saya (Part 2)

28 Jan

Yeeeaayy selama 2 minggu mulai hari ini saya nggak ada jadwal ngajar *joget-joget* meski ga ngajar tapi tetep ke sekolah dong. Ngurusin kegiatan paginya anak-anak, nyerewetin mereka kalo belum selesai ngerjain tugasnya, dan lain-lainnya. Tetep ye kerjaannya banyak, meski masih ada waktu buat ngenet dan sekedar males-malesan :p

Seperti di postingan sebelumnya yang bercerita tentang Iwan (bukan nama sebenarnya), di situ kan dibilang kalau semua anak di kelas itu spesial. Maksudnya adalah semua anak-anak itu emang spesial kan, bukan berarti yang spesial itu hanya anak berkebutuhan khusus ya. Sekarang cerita tentang siapa yaaa *mikir ceritanya*

*masih mikir*

Yaudah deh, mau cerita tentang D aja. Nah D ini sangat ga suka sama yang namanya buah. Waktu kelas 1, kalau reward abis makan siangnya buah, pasti D punya alesan untuk nggak makan buah itu. Akhirnya seminggu yang lalu, bundanya D sms saya, minta bantuan untuk menemani D makan buah tiap hari. Jadi bundanya membekali D buah untuk dimakan saat snack time (sekitar jam 9an). Mulailah saya menemani D untuk makan buah. Hari pertama D membawa jeruk. Untuk menghabiskan 1 buah jeruk, ternyata D membutuhkan waktu sekitar 1 jam :O dan dia makannya itu cuma dijilat aja jeruknya. Lah pegimane mau abis ya tu jeruk -.-‘ hari pertama saya masih ngeliatin aja gimana cara dia makan.

Hari kedua, D kembali dibawakan jeruk. Akhirnya saya membagi jeruk itu menjadi 3 bagian. D memakan bagian pertama saat snack, lumayan lah, dalam waktu kira-kira 5 menit sudah habis bagian pertama. Meski D cuma memakan (atau meminum?) sari-sari jeruknya, itupun ga semua sari-sari jeruknya diminum, banyak yang beleberan di bawahnya. Bagian kedua dimakan sebelum makan siang. Bagian ketiga saat pulang sekolah. Ya, jadi ga terlalu lama lah makannya kalau dibagi-bagi.

Hari ketiga, D bawa buah naga, itu pertama kalinya D makan buah naga. Saat melihat bekalnya, D terlihat ragu-ragu, dia geli kayaknya ngeliat biji buah naga bertebaran di buahnya. Awalnya saya potong menjadi kecil sekali (padahal bundanya udah memotong buah itu jadi kecil) dan saya suapi dia. D terlihat mau muntah, tapi terus saya dan teman-teman yang lain membantu memberi motivasi kepada D supaya memakan buah tersebut. Berhasil juga sih, meski buah naganya ga habis. Hehehe. Kali ini saya ga maksa supaya dihabiskan, tapi lain kali harus habis *maksa :p

Hari keempat sampai sekarang, D kembali bawa jeruk. Hari ini saya sedikit memaksa D supaya memakan semua buah jeruknya, ga cuma sari-sarinya aja. Berhasil cuma setengah pasi buah jeruk. Itu juga makannya kayak makan obat, perlu dibantu pake air.

Besok saya minta D bawa buah yang lain, sepertinya D sudah bosen sama jeruk. Hehehe yang jelas saya ga bosen makan jeruk *siapa yang nanya? :p

4 Responses to “Murid Saya (Part 2)”

  1. Petz January 28, 2013 at 2:45 pm #

    aih, makan buah pakai disuap? kecil-kecil udah maen KKN loh ini #oot:mrgreen:

  2. Lidya January 28, 2013 at 9:53 pm #

    anak-anak pasti suka reward dalam bentuk apapun ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: