Sepucuk Surat (bukan) Dariku

18 Jan

Coba kalau kamu telpon aku, pasti dengan sigap aku akan mengangkatnya. Tanpa kamu harus menunggu lama. Pada dering pertama, kamu pasti akan mendengar suaraku. Aku akan memulainya dengan pertanyaan biasa: “Apa kabar?”. Setelah itu, aku akan membiarkanmu untuk bercerita. Bercerita apa saja. Aku akan selalu mendengarkan. Aku akan tertawa mendengar semua cerita lucu yang kamu ceritakan. Aku tidak akan memarahimu bila kunci kamarmu hilang lagi. Tidak akan. Aku akan memakluminya. Ya mungkin aku akan sedikit memberi nasihat padamu. Aku tahu kamu tidak suka saat aku memberi sedikit saja nasihat, tapi apalagi yang bisa aku perbuat selain memberi nasihat?
Dan kemudian kamu pun berkata akan pergi. Aku melihat lama percakapan yang terekam di HP-ku. 7 menit 25 detik. Bagiku itu sudah cukup. Sebelum aku sempat mengucapkan kata perpisahan, telpon sudah kamu tutup. Aku hanya tersenyum dan berkata dalam hati: “Tidak apa”. Karena aku sudah memaklumi dan menerimamu dengan setulus hati.

***

Aku membaca kembali surat itu. Bukan surat dariku, tapi surat darimu yang kamu kirimkan kepadaku.

Bogor, 18 Januari 2012

Hari ke tujuh #15HariNgeblogFF *baru ikutan lagi:mrgreen:

8 Responses to “Sepucuk Surat (bukan) Dariku”

  1. Orin January 18, 2012 at 8:25 am #

    Huwaa…pagi2 udh submit ajah, keren Put😉

  2. Arman January 18, 2012 at 12:38 pm #

    rajin bikin fiksi nih…😀

  3. jiahaljafara January 18, 2012 at 1:37 pm #

    sebuah surat sdh jadi cerita😀

  4. Lidya January 18, 2012 at 2:57 pm #

    surat pertama nih yg aku baca, yang lain belum pada buat kali hehehe

  5. apikecil January 18, 2012 at 9:25 pm #

    keren keren
    aq gak ngikutin ini
    tapi salut banget…
    bener2 mengasah kepekaan nulis..
    semangat ya

  6. Gusti 'ajo' Ramli January 19, 2012 at 8:27 pm #

    mantap, makin sering submit FF makin terasah kemampuan nulis fikisnya… tetap semangat…😀

  7. kakaakin January 23, 2012 at 12:24 am #

    Seru ya, Put.
    Semangat banget nulisnya🙂

  8. Akhmad Muhaimin Azzet January 26, 2012 at 11:56 am #

    sepucuk surat yang berdesir di dada….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: