dia dan secangkir cappucinno

20 Feb

sebuah cerpen (lagi) untuk menemani hari minggu yang cerah ini. selamat menikmati secangkir cappucinno panas.

=============================

secangkir cappucinno panas yg selalu menemani harinya

secangkir cappucinno panas yg selalu menemani harinya

Secangkir cappucinno.

Itulah yang selalu ia pesan. Secangkir cappucinno panas dan sandwich.

Sudah sejak 5 hari yang lalu, aku selalu melihat dia di cafe ini. Dia selalu duduk di tempat yang sama. Datang setelah Ashar, pergi menjelang Magrib. Aku selalu melihat dia membuka laptop, mencari-cari berkas dalam tas kerjanya, HP canggihnya disimpan di atas meja. Kadang ia mengetik sesuatu di HP-nya, kadang pula ia menjawab telpon yang masuk.

Secangkir cappucinno panas itu selalu menemaninya. Dia menatap layar laptopnya dengan serius. Senyum kecil kadang menghiasi wajahnya. Atau seringai kemarahan muncul dari raut mukanya. Tapi hanya sebentar. Setelah menyeruput cappucinno panasnya, dia kembali tenang. Terkadang aku melihat dia memandang sesuatu yang jauh. Aku tidak bisa mengikuti arah pandangannya. Aku hanya tau kalau dia sedang berpikir panjang. Mencari inspirasi mungkin. Dia juga memandangi orang-orang yang berlalu lalang melalui jendela yang ada di samping tempat duduknya. Mencari-cari sesuatu yang bisa dia tulis.

Secangkir cappucinno panas dan sandwich. Dia memakan sandwichnya sedikit demi sedikit. Setiap gigitan dikunyahnya dengan pelan-pelan. Matanya tak lepas dari layar laptop. Kacamata yang menghiasi wajahnya kadang dilepas. Dia memejamkan mata, menyenderkan tubuhnya ke sandaran kursi dengan rileks. Sejenak kemudian, dia kembali duduk tegak, memakai kacamatanya kembali, dan langsung menuliskan sesuatu di laptopnya dengan semangat.

Secangkir cappucinno panas. Aku selalu suka bila dia sudah mulai mengetikkan sesuatu dengan semangat. Pancaran matanya sangat kuat. Kacamata yang menghiasi wajahnya semakin membuat dia menjadi berkharisma. Aku suka dengan segala sesuatu yang dia kerjakan. Cara dia menyapa pelayan cafe dengan ramah. Cara dia berjalan. Cara dia berbicara di telpon. Terutama aku suka suaranya. Aku suka mendengar suaranya yang tenang.

Secangkir cappucinno panas. Sekarang cangkirnya sudah hampir kosong. Sandwichnya pun hanya remahnya yang tersisa. Berarti sebentar lagi dia akan pergi. Benar saja, dia mulai membereskan buku catatan yang terbuka di atas meja. Kemudian dia memasukkan buku tersebut ke dalam tas. Aku semakin mendekatinya. Aku harus mendekati dia hari ini, karena besok aku sudah tidak ada lagi.

Aku semakin mendekatinya. Dia mematikan laptopnya, membereskan barang-barangnya yang masih berserakan di atas meja. Aku semakin mendekatinya. Dia meminum habis cappucinno panas yang sudah tidak panas lagi. Aku sudah mendekatinya. Dia akan menutup tas kerjanya saat aku tiba-tiba menabrak tangannya.

Pluuuuuukk..

Aku terjatuh di atas meja. Dia mengamatiku ingin tau. Dia memegang sayapku. “Kasian kupu-kupu ini. Sayapnya terkoyak” aku mendengar dia berbisik. Dia kemudian mengangkatku yang terkulai. Sebentar lagi waktuku tiba, aku akan meninggalkan dunia ini. Aku ingin mengatakan bahwa aku mencintainya. Tapi tidak bisa, karena aku hanyalah seekor kupu-kupu yang mencintai seorang manusia.

seekor kupu-kupu yang sayapnya terkoyak

seekor kupu-kupu yang sayapnya terkoyak

Bogor, 19 Februari 2011

*baru sempet diketik hari ini (20 Feb 2011), padahal konsepnya udah ada dari kemaren

*terinspirasi oleh secangkir cappucinno hangat yang dipesan oleh seorang teman di kantin kampus.

 

37 Responses to “dia dan secangkir cappucinno”

  1. Prima February 20, 2011 at 10:36 am #

    Nice, saya gak mikir kalo cerita ini ditulis oleh kupu1, wkakakakaak… smart butterfly!😉 *jempol buat cerpen ini

    • jasmineamira February 20, 2011 at 11:29 am #

      @mas prima: hahahhahaa makasiiihh😀

  2. Mbah Jiwo February 20, 2011 at 10:48 am #

    maaf tdk smpat baca, mampir aja bentar…

  3. apikecil February 20, 2011 at 11:45 am #

    Kupu-kupu yang patah…
    menarik sekali cerita ini Mbak..
    Kupu-kupu yang mencintai seorang manusia..
    kupu-kupu yang berharap seseorang akan menghangatkan sayapnya…

    • jasmineamira February 20, 2011 at 8:20 pm #

      @apikecil: hehehhee. kupu-kupu itu mengharap sesuatu yg tidak mungkin. ga mungkin binatang suka sm manusia. hahaha😀

  4. iam February 20, 2011 at 11:51 am #

    Wow! Keren ! Jadi kupu2 yg mencintai manusia😀

  5. Merliza February 20, 2011 at 1:10 pm #

    kupu2nya masuk ke dalam capuccinonya ya?!?! baru tau manfaat dari bewe nih.. jd lagi tahap memulai..

    • jasmineamira February 20, 2011 at 8:21 pm #

      @merliza: heh? bukan. kupu-kupunya jatoh gara2 nabrak tangan si “dia”, ga masuk ke cappucinno kok. hehehe

  6. Miftahgeek February 20, 2011 at 5:48 pm #

    Ini pasti kupu2 “Bleach”😀

    • jasmineamira February 20, 2011 at 8:22 pm #

      @miftah: bleach? film kartun itu yah? hahaha saya ga nonton jd iya iya aja deh :p

  7. Masbro February 20, 2011 at 6:20 pm #

    Apakah kupu kupu itu adalah simbol dari imajinasi sang penulis? Hmm.. cerpen yang maknyus;

    • jasmineamira February 20, 2011 at 8:34 pm #

      @masbro: hahahhahhaha cerpen yg ini murni cerita fiksi😀
      Alhamdulillah. terima kasiiiihh😀

  8. Ade Truna February 20, 2011 at 6:21 pm #

    kamuflase, pura² kupu-kupu…padahal kan ….. Butterfly:mrgreen:

    • jasmineamira February 20, 2011 at 9:03 pm #

      @kang ade: hahhahaha iyaa itu kan butterfly :p *pdhl sama aja :p

  9. mylitleusagi February 20, 2011 at 7:17 pm #

    Heee heee heeee
    Kerennnn
    Gak kepikirannnn
    Kalau endingnya kupu kupu
    Kerennn sekaliii

    • jasmineamira February 20, 2011 at 9:07 pm #

      @usagi: hehehehehe saya jg ga kepikiran :p

  10. Fanz February 20, 2011 at 8:13 pm #

    Inti cerpennya, cinta terlarang:mrgreen:

    • jasmineamira February 20, 2011 at 9:24 pm #

      @fanz: hahahahaha terserah gmn interpretasinya😀

  11. irfanandi February 20, 2011 at 8:52 pm #

    nice..nice.. sederhana tp penuh makna..
    bisa jd inspirasi nih..^_^

    • jasmineamira February 20, 2011 at 9:20 pm #

      @irfan: hehehehe Alhamdulillah, terima kasih😀

  12. ais ariani February 21, 2011 at 12:04 am #

    huaaaa….min, apik ki.
    tenan .
    gak nyangka banget ending nya, gaya bahasa nya juga asik, mengalir.
    hmmm… semoga kita solid😀

    • jasmineamira February 21, 2011 at 7:17 pm #

      @mbak ais: Alhamdulillah. makasiiiiihh😀
      amiiinn semoga kita solid🙂

  13. Lockjaw Theory February 21, 2011 at 3:12 am #

    laptop + cappucino …ehmm jangan2 dia lagi ngaskus:mrgreen:

  14. kang ian dot com February 21, 2011 at 6:55 am #

    bused..endingnya bagus ni put..lanjutkan bikin cerpennya😀

    • jasmineamira February 21, 2011 at 7:21 pm #

      @kang ian: siiiipp. dilanjutkan kok😀

  15. indahnyahidupku February 21, 2011 at 8:18 am #

    neng,,,,cerpenmu ga asik ah kalo cuma di blog ajah..kirim ke majalah neng….
    kirim ke aneka@indosat.net.id atau fiksi-kawanku@gramedia-majalah.com

    ok???baguus bgt

    • jasmineamira February 21, 2011 at 7:21 pm #

      @indah: aku udah ngiriiiimm. hahhahaha *niat bgt*
      doain yaaaaaahh😀

  16. ysalma February 21, 2011 at 11:07 am #

    kupu-kupu itu sepertinya mata si jasmine yang lagi mengikuti gerak si penyeruput cappucinno panas😀

    • jasmineamira February 21, 2011 at 7:24 pm #

      @mbak ysalma: ahhhhh kupu-kupunya gerak cepat sekali:mrgreen:

  17. labarasi February 21, 2011 at 1:40 pm #

    Salam persahabatan dari orang baru nih

  18. bundamahes February 22, 2011 at 3:13 pm #

    kiraiiiiiiiiiiiiiin!!!
    keren personifikasinya!😀

    • jasmineamira February 22, 2011 at 7:42 pm #

      @bunda mahes: hahahahaha pada ketipu semuuuaaaaa😀
      terima kasih. Alhamdulillah🙂

  19. ry24 August 6, 2011 at 1:09 pm #

    Nice story….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: