Another flash fiction…
Di sebuah padang bunga, beberapa ekor kupu-kupu terbang dengan bebasnya. Warna sayap mereka yang berwarna-warni menyedot perhatian kuntum-kuntum bunga yang berada di sana.
“Ahh, aku iri melihat para kupu-kupu. Mereka bisa terbang dengan bebas diatas sana,” kata Mawar sambil memandang dengan kagum ke arah kupu-kupu.
“Bersyukurlah dengan apapun yang kita miliki, War. Kamu kan bunga yang cantik,” kata Anyelir si bijak.
Sedangkan di atas sana, kupu-kupu melihat hamparan bunga yang sangat indah. Aku ingin menjadi salah satu dari mereka. Sehingga aku tidak perlu lari dari kejaran burung-burung yang ingin memangsaku, kata kupu-kupu dalam hati. Dan burung itu semakin dekat. Kupu-kupu tidak bisa terbang dengan cepat. Diapun menjatuhkan diri ke padang bunga…..
THE END! Hahaha ini bukan cerita kupu-kupu yang lucu yah? Anggap aja kupu-kupu yang lucu yah *maksa* :p. Dan rada ngegantung -.-’ tapi udah beres ko ceritanya. Silakan persepsikan masing-masing :p have a nice weekend