Sebagai SDM baru di tempat kerja, saya dan teman-teman -yang juga baru- diharuskan untuk mengikuti perkenalan profil tempat kerja saya ini. Selama tiga hari, kami diberi tahu tentang profil, visi-misi, unit kegiatan, dan lain-lain. Di hari pertama, seorang petinggi di tempat kerja saya ini memberikan beberapa ‘petuah’ untuk mencari passion masing-masing. Sampai kemudian beliau memberikan penjelasan tentang ‘mental miskin dan mental kaya’.
Menurut beliau, seseorang dikatakan bermental miskin bila yang ada dipikirannya hanyalah membeli. Misalnya, dia selalu ingin membeli sebuah barang (atau apapun). Sedangkan orang yang bermental kaya adalah orang yang berpikir untuk menjual sesuatu. Jadi dia tidak hanya berpikir untuk menghabiskan uang (dengan membeli barang) saja, tapi juga berusaha untuk menghasilkan uang. Mungkin perumpamaan ini mirip dengan Rich Dad, Poor Dad kali yah.
Jujur, pertama kali ngedenger itu, saya langsung tertohok. Sampai sekarang, sepertinya saya masih termasuk dalam orang yang bermental miskin. Karena saya masih saja berpikir untuk membeli sesuatu, bukan menjual sesuatu. Dulu pun waktu ikut kepanitiaan di kampus, saya ga pernah memilih untuk menjadi anggota dalam tim dana usaha. Saya ga pernah mau tahu gimana sih caranya ngehasilin uang. Setelah sekarang bekerja dan mendapat beberapa pengetahuan tambahan, barulah saya menyadarinya, ternyata ga selamanya kita bisa bersandar pada gaji.
Jadi, bagaimana dengan teman-teman sendiri? Apakah sudah bermental kaya semua?
….berarti mental konsumerisme itu mental miskin ya, sebenernya…
Orang2 kaya tidak berarti bermental kaya dong ya.
yoooiih. konsumerisme itu kan berlebihan yah, jadi sepertinya masuk ke mental miskin. hehe
kalau yang masalah orang2 kaya ga berarti bermental kaya sih bisa jadi, tergantung gimana orangnya
jadi orang kaya gak boleh belanja ya? hehehe
belanja mbak, tapi selain untuk beli buat diri sendiri, juga belanja/kulakan buat dijual lagi ke orang laen, wkwkwkwk…..
@mbak lidya: nggak gitu juga sih. hahaha masa ga boleh beli beras yang kita ga bisa ngehasilin sendiri? :p
@mbak tyka: nah nah itu dia maksudnya
masih bermental miskin sih… tapi sebenernya gpp ya bermental miskin asal duitnya banyak. huahahaha.
hahaha bener juga, mas :p aku juga masih bermental miskin. tiap gajian bawaannya pengen belanja belanji mulu *curcol
terkadang saya membeli sesuatu bukan karena kebutuhan, tapi menuruti keinginan, ini berarti saya masih bermental miskin ya, Teh?