Batik. Siapa yang tidak tahu batik? Setiap orang yang tinggal dan pernah ke Indonesia pasti punya minimal satu buah batik. Coba dicek, ada berapa batik yang Anda punya di lemari? Kalau saya punya sekitar lima buah batik, empat diantaranya berupa rok, karena saya masih kesulitan mencari model yang pas untuk atasan *pilih-pilih. Hehe. Batik merupakan jenis pakaian yang bisa dipakai dalam suasana apapun. Maksudnya, bila ada acara formal, batik bisa dipakai. Begitupula dalam acara nonformal, batik bisa dipakai juga. Asal padanan yang dipakainya bisa terlihat santai, tidak terlalu kaku.
Sejak dahulu, batik sudah dipakai oleh para kakek dan nenek buyut kita. Ingat pakaian yang sering dipakai oleh nenek-nenek kita? Atasan kebaya, bawahannya kain batik. Mereka terlihat begitu anggun menggunakan pakaian tersebut. Batik Indonesia adalah warisan budaya yang perlu dipertahankan dan dilestarikan. Sebagai penerus bangsa, sebisa mungkin kita mencintai dan melestarikan warisan dari nenek moyang. Apalagi sekarang setiap hari Jumat (tolong betulkan jika saya salah) para karyawan, baik yang swasta maupun negeri, memakai batik untuk pergi ke kantor. Para mahasiswa pun tidak mau kalah. Dulu waktu saya masih jadi mahasiswa, setiap hari Rabu kami memakai batik ke kampus. Meski banyak yang tidak pakai batik, tapi sebisa mungkin saya selalu memakai batik tiap hari Rabu kalau ke kampus.
Tidak hanya para karyawan dan mahasiswa saja, para pelajar pun tidak mau kalah. Ingat tidak, dari TK sampai SMA pasti kita pakai batik kan dalam seminggu? Seragam batik biasanya dipakai di hari Kamis tapi ada juga yang hari Sabtu. Itulah bukti batik sudah menjadi “darah daging” masyarakat Indonesia. Bahkan para bayi pun bisa bergaya memakai batik. Di pasar, banyak sekali pedagang batik yang menjual batik untuk para bayi yang masih kecil-kecil dan mungil. Bukan hanya orang Indonesia saja yang memakai batik, orang bule kalau ada acara resmi di Indonesia saja pakai batik. Masih adakah yang tidak bangga dengan batik Indonesia?
Disertakan pada lomba Blog Entry bertema Batik Indonesia, kerja sama Blogfam dan Batik Indonesia

betul, hari Jum’at di kantor BUMN di sini meriah dengan warna-warni batik aneka rupa dari berbagai daerah. dan sekarang, setiap jadi pembicara atau mengikuti undangan seminar, batik adalah dress-code ku. pernah juga ada bule datang berkunjung ke sini, doi pake batik. cool. suatu pengakuan bahwa batik adalah pakaian yang OK untuk professionals.
dan rasanya pingin kembali ke barak latihan angkat senjata waktu malays bilang batik adalah baju nasional mereka. kalo kita sendiri nggak bangga dengan batik, apa jadinya masa depan pakaian terindah di dunia ini?
setelah baca kok aku malah pgn beli rok batik ya Put? hihihihi
wuehhhh.. ternyata si neng dah wisuda tho?! ketingalan berita
*kangeeeeeeeennn
gw baru sadar put,tiap rabu lw pake batik ya?gw suka merhatiin lw di bagian lain sih,jadinya batiknya ga kerasa.hahahaha
saya juga cinta batik..
Fotonya kurang gede.. saya sampai bawa mikroskop nih buat nge-zoom
wah…, pakai batik, seru ya…..
saya juga suka pakai batik
kalo kondangan, tentu…., juga kadang pas ngisi pengajian….
udah lama gak BW…. udah wisuda ya neg geulis… selamat ya
miciu miciu….
met wisuda
Setau sy dulu batik itu cuma dipake oleh pak lurah lengkap dengan pecinya. Atau pada saat mau kondangan saja. Tapi sekarang saya selalu pake batik 3 kali seminggu untuk pakaian kerja ke kantor
udah lama ga mampir ke sini…ternyata udah wisuda aja … congrats yaaaah!!!
btw, benerrr itu…batik harus dilestarikan. dan untungnya sekarang model2 batik sudah makin beragam..cantik2 dan modern …