Aheeeeyy. Ketemu lagi kita. Kali ini saya mau cerita tentang kegiatan tentang saya dan berita yang saya denger. Siaaaapp? *berasa penting banget ini postingannya
1. Pertanyaan waktu interview
Jadi lebih dari seminggu yang lalu, saya mengikuti sebuah interview yang diadakan oleh sebuah perusahaan. Tiba saatnya saya dipanggil untuk melakukan wawancara dengan anggota HRD. Pertanyaan diajukan, dan seperti biasa, entah kenapa setiap ngejawab pertanyaan saya selalu melengkapinya dengan cengiran. Selalu. Bahkan saat sidang sekalipun -___-” mungkin cengiran itu adalah solusi saya mengatasi stres, supaya ga terlalu tegang. By the way, sampai kemudian tiba dipertanyaan terakhir. Pertanyaan yang ga saya duga: “Apakah ada rencana untuk menikah dekat-dekat ini?” jreng jreng jreng dan tanpa berpikir saya langsung jawab: “Sebenernya ada, pak. Tapi belum ada calonnya” setelah itu saya nyengir dan bapak HRD itu tertawa terbahak-bahak -_____-”
2. Nyasar di Jakarta
Masih berhubungan dengan poin nomor 1, setelah melewati sesi wawancara dengan HRD, 4 hari kemudian saya kembali dipanggil oleh perusahaan itu untuk menjalani psikotes. Saya dan seorang teman kembali datang ke sana. Psikotes diadakan pada pukul 16.00 dan berakhir pukul 18.00. Setelah psikotes, kami solat magrib dulu di gedung perusahaan itu. Dan setelah itu baru deh pulaang. Sayangnya, kami ternyata ga tau untuk bisa nyampe stasiun naek angkutan apa. Waktu pertama kali ke perusahaan itu kami dapat pulang dengan selamat karena sebelumnya kami mampir dulu ke kosan teman kami yang berada di daerah Mampang *bener ga yah?* dari situ kami naek 57 ke Stasiun Kalibata. Nah, kami menyangka si 57 itu bakalan lewat juga di depan perusahaan itu. Setelah menunggu sampai azan isya berkumandang, ada juga tuh angkutan 57, tapi yang ga kami sadari ternyata itu bukan 57 yang kami naiki waktu pertama kali ke sana. 57 yang ini lebih seperti bus besar, sedangkan 57 yang kemarin seperti metromini. Sepanjang jalan rasanya saya ga mengenali jalan yang kami lalui. Dan akhirnya saya ngeliat Blok M Square! Jreng jreng! 57 berenti di situ, dan emang beneran kami nyasar
Setelah menelpon teman yang kosannya di Mampang, dia bilang kalau kami sedikit nyasar dan akhirnya disuruh naik angkutan 57 yang benar (Kopaja) dan akhirnya nyampe juga di Stasiun Kalibata. Fiiuuuuhh *ngelap keringet* Nyampe Stasiun Bogor jam 21.30-an. Bener-bener deh. Hehehe. Dan sampai saat ini saya belum tau gimana cara ke stasiun dari perusahaan tersebut
3. Rencana Penyatuan Zona Waktu
Kemarin waktu liat timeline twitter, rada kaget juga. Soalnya banyak yang bilang ada rencana untuk menyatukan zona waktu Indonesia jadi GMT+8. Saya pun baca link yang emang disediakan di salah satu tweet untuk lebih mengetahui tentang rencana ini. Intinya biar perekonomian Indonesia lebih maju. Makanya 3 zona waktu di Indonesia dibikin jadi 1 aja. Biar sama kayak Malaysia, Singapura, dan Hongkong juga. Dengan samanya waktu di seluruh Indonesia, jadi semua punya kesempatan yang sama banyak untuk melakukan transaksi (tolong koreksi bila saya salah). Dan saya baru tau, ternyata Bali dulu termasuk zona waktu Indonesia Bagian Barat. Dengan mempertimbangkan sektor pariwisatanya, pada tahun 1987 Bali kemudian diubah untuk masuk ke zona waktu tengah (Koran Tempo, Senin 12 Maret 2012). Katanya sih kalau zona waktu di Indonesia disatukan, negara bakalan hemat sampai triliunan rupiah. Entahlah yah, saya sendiri masih bingung. Hehehe. Bagaimana pendapat narablog yang lain? Setuju atau tidak kalau zona waktu disatukan?
hihihi…sehati kita Put, barusan aku posting ‘Gado-gado’ yang isinya random jg
Semoga diterima di perusahaan itu ya Neng, soal ke stasiun mah gampaaaang, panggil taksi ajah, beresss he he he he
wkwkwkwkw… di tanya mau nikah juga ya interviunya?
bisa jadi tuh HRDnya naksir.
ya Indonesia jangan di bandingkan dengan malaysia, singapur, karena negara tersebut secara geografis wilayahnya kan cuma secuil jika di bandingkan dengan indonesia.
Tapi menurut aku kaya bagus juga tuh menyatukan Zona Waktu.
wuih, gmn rasanya tes buat lamaran pekerjaan.
saya baru mencoba mengirimnya
semoga lolos seleksinya. ntar kalau sudah jelas diterima, mesti survey jalur lalu lintas dulu biar nggak nyasar lagi