Suara azan Subuh berkumandang di seluruh kampung.
Ardi tersentak. Sudah beberapa hari ini dia tak sadarkan diri akibat banyaknya minuman berakohol dan obat-obatan terlarang yang dia konsumsi. Permasalahan hidup yang dia alami begitu berat, sehingga dia melarikan diri menuju alam bawah sadarnya.
Azan Subuh masih berkumandang. Ardi ketakutan. Tiba-tiba hatinya bergetar. Matanya mengeluarkan setetes air. Tidak pernah dia merasakan ketakutan seperti ini. Ketakutan yang membuat dia begitu ingin menangis. Ketakutan yang membuat dia ingin kembali ke jalan yang benar.
Kondisi rumahnya berantakan, seperti kapal pecah. Berbotol-botol minuman keras menghiasi lantai kamarnya. Kepalanya pusing, karena terlalu sering mengkonsumsi sesuatu yang merusak tubuh. Tapi dia berusaha untuk beranjak. Kakinya melangkah menuju luar rumah, kemudian tanpa dia sadari, dia pergi ke arah masjid.
Air wudhu yang membasahi wajahnya membuat dia segar kembali. Air mata kembali menetes ke wajahnya. Berbagai peristiwa kelam berkelebatan dalam ingatannya. Dia semakin menangis. Semakin tak kuasa untuk berdiri.
Ardi mencoba untuk melangkah ke dalam masjid. Di dalamnya, orang-orang sudah mulai untuk solat berjamaah. Tapi Ardi berhenti, dia mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam masjid dan ikut solat bersama. Ardi merasa kotor, dia ingin menjadi bersih dulu sebelum menghadap Allah.
Ardi menangis. Menangis sejadi-jadinya. Menyesali semua yang telah dia lakukan.
“Dark times lie ahead of us and there will be a time when we must choose what is easy and what is right” (Albus Dumbledore)
*sebuah fiksi yang ditulis hanya dalam waktu 10 menit. maaf kalo hasilnya jadi aneh begini

“Dark times lie ahead of us and there will be a time when we must choose what is easy and what is right” (Albus Dumbledore)

setuju.
salam kenal putri,
ini blog saya: http://orangecakes.wordpress.com
@ash: yeeess, saya emg suka banget sm quotenya Dumbledore yg itu
salam kenal jugaaa. ntr saya maen ke blognya
tak ada kata terlambat untuk bertobat selama ruh masih ada di dalam raga ini..
apalagi jika niat itu ingin kembali ke jalan yang lurus…
insya Allah akan terbuka jalan terang untuk dilewati..
salam.
@meidhy: iyaaa. insyaallah cahaya akan selalu datang, meski dalam kegelapan sekalipun
salam juga
minuman keras = batu es/es batu
*komen aneh di siang bolong
@bunda mahes: pengen makan es yah, mbak? hehehe
perkusi kita hari ini menang lhoo <– di hati masing masing personilnya..haha
@ruroy: MENANG……gung malu. hahahahahahahaha
harusnya gw ikutan yah, jd kan MENANG…….is :p
MOga aku gak sampe kaya dia ya… penyesalan selalu datang di akhir, moga bisa nyesel lebih awal… *komen aneh
@mas prima: mending ga usah terjerumus sekalian. hahaha
serem, semoga kita sadar sebelum terlambat *aneh juga
@gie: amiiiinn.
*ini kenapa pd aneh dah -.-’
Jalan lempang telah terbuka, menangis menjadi gerbangnya, masuklah, segeralah masuk, Ardi, ke masjid bersama sujud kepada-Nya.
@pak akhmad: *ikut meresapi*
untung masih menyesal dan bisa insaf ya…
@mas arman: iyaaa, Alhamdulillah
setuju dengan kata mutiara dari Albus Dambledore
@riez: setuju juga
Minuman keras, miras… apapun namamu… *Terngiang-ngiangnya lagunya bang oma…
10 menit yang penuh makna… Lanjutkan put…
@mbak dheeasy: lanjutkan juga, mbak!
“Dark times lie ahead of us and there will be a time when we must choose what is easy and what is right” (Albus Dumbledore)
Always like the quotes..
@mbak sya: me too
suka deh ama quotenya..
@mbak fitri: aku juga suka
fiksi 10 menit yang apik..apakabar put..???
apakabar put..???
fiksi 10 menit yang apik…
@mbak puteri: mbaaaaakkk. Alhamdulillah aku baik2 aja. udah lama ga BW nih, tp sekarang blm sempet
ntr aku insyaallah BW ke tempat mbak
itu belum cahaya namanya
tapi pelita..
setitik cahaya..
@mas ahmed: tp kan seenggaknya pelita itu bisa dinamakan cahaya. hahahahhahahaha
untungnya masih bisa merasakan penyesalan, dan bertobat, kalau gak gimana coba ?
semoga kita semua termasuk orang2 yg selalu bertobat ,amin
salam
@bunda lily: amiiiiinn